Niat Puasa Tarwiyah & Arafah yang Dilaksanakan 29-30 Juli 2020

Penulis: Yulaika Ramadhani
28 Juli 2020

View non-AMP version at tirto.id

Bacaan niat Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang merupakan dua amalan sunah yang bisa dikerjakan pada setiap bulan Zulhijah sebelum Idul Adha.

tirto.id - Hari Raya Idul Adha 2020 yang diperingati tanggal 10 Zulhijah 1441 H jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020. Sehingga puasa Tarwiyah akan jatuh pada Rabu, 29 Juli 2020 dan puasa Arafah pada Kamis, 30 Juli 2020.

Pada setiap bulan Zuhijah sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha, terdapat 2 amalan puasa sunah yang amat dianjurkan bagi umat Islam, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Puasa Tarwiyah dikerjakan pada tanggal delapan Zulhijah. Sedangkan puasa Arafah sunah untuk dilaksanakan pada tanggal sembilan Zulhijah, sesuai penanggalan Hijriah setiap tahunnya.

Puasa Tarwiyah

Dalam bahasa Arab, "tarwiyah" berarti "proses berpikir", dan pada hari itu, Nabi Ibrahim merenung dan berpikir tentang mimpinya menerima perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail.

Delapan Zulhijah disebut hari Tarwiyah, sebab dirujuk kepada pensyariatan kurban.

Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah dalam Islam tergambar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dan Abdullah bin Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Puasa di hari Tarwiyah (8 Zulhijah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu. Sedangkan puasa hari Arafah (9 Zulhijah) akan mengampuni dosa dua tahun," (H.R. Tirmidzi).

Dalam artikel "Puasa Tarwiyah dan Arafah" yang ditulis A. Khoirul Anam di NU Online, disebutkan bahwa meskipun hadis di atas kurang kuat riwayatnya (daif), para ulama berpendapat bahwa dua amalan itu boleh dilaksanakan, jika itu dalam kerangka fadla'ilul a’mal untuk memperoleh pahala dan keutamaan puasa tersebu, dan hadis yang dimaksud tidak berkaitan dengan masalah akidah dan hukum Islam.

Sebagaimana puasa sunah lainnya, niat puasa Arafah atau Tarwiyah juga boleh dilaksanakan pada siang hari, sejauh yang melaksanakan ibadah ini belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya sejak terbit fajar hingga waktu Zuhur.

Berikut ini bacaan niat puasa Tarwiyah beserta pelafalannya dalam tulisan latin dan artinya.

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah

نويت صوم التروية سنة لله تعالى

"Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala"

Artinya: "Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah SWT."

Adapun bacaan niat puasa Tarwiyah jika diucapkan pada siang hari adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التروية لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latinnya: "Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Tarwiyah lillahi ta'ala."

Artinya: "Saya berniat puasa sunah Tarwiyah pada hari ini karena Allah SWT."

Puasa Arafah

Hari Arafah masih berkaitan dengan riwayat pensyariatan kurban. Nabi Ibrahim AS menyadari sekaligus memahami makna mimpinya sebagai wahyu dari Allah. Kata "Arafa" dalam bahasa Arab artinya mengetahui.

Sedangkan keutamaan puasa Arafah bisa dirujuk ke hadis sahih, antara lain yang diriwayatkan Abu Qatadah RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas," (H.R. Muslim).

Bacaan niat puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘ala."

“Aku berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT."

Niat di atas dibaca ketika berniat menjalankan puasa Arafah pada malam hari sebelum terbit fajar pada 9 Zulhijah.

Bacaan niat puasa Arafah jika diucapkan pada siang hari adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta'ala."

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Arafah pada hari ini karena Allah SWT."

Bacaan niat Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang merupakan dua amalan sunah pada setiap bulan Zulhijah

Infografik Instagram